Baru saja Real Madrid harus berlapang dada karena mendapatkan kekalahan yang menyakitkan. Mereka dipermak oleh tetangga mereka sendiri, Atletico Madrid di Metlife Stadium dengan skor telak 7-3 Atletico Madrid menang dan Real Madrid kalah.

Pada laga yang digelar di Amerika Serikat ini, baik Zidane maupun Simeone menanggapinya dengan serius. Nyatanya kedua pelatih menurunkan susunan skuat terbaik mereka untuk partai derby Madrid ini.

Namun pertandingan yang diperkirakan akan berjalan dengan sengit ini malah berakhir antiklimaks. Real Madrid malah tumbang dengan skor yang memalukan, yaitu dengan skor 7-3.

Redaksi Bola memiliki beberapa catatan tepatnya ada 5 pelajaran yang terkait pembantaian El Real tersebut. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya berikut ini.

Point Pertama: Benahi Pertahanan

Salah satu aspek yang paling mencolok pada pertandingan antara Atletico Madrid dan Real Madrid pagi tadi adalah rapuhnya pertahanan El Real.

Pagi tadi, nyatanya El Real menurunkan komposisi terbaik mereka. Mereka memainkan beberapa pemain seperti Marcelo, Nacho Fernandes, Sergio Ramos, dan Alvaro Odriodzola.

Namun komposisi empat pemain yang seharusnya menjadi tumpuan utama pertahanan El Real ini malah terlihat seperti pemain amatir, dan hal tersebut membuat banyak orang juga melihatnya kaget, di mana koordinasi antar lini belakang terlihat sangat buruk. Jika Madrid ingin menantang gelar La Liga musim depan, situasi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan harus ada perubahan yang benar-benar di fikirkan.

Point Kedua: Eden Hazard Masih Butuh Waktu

Pada pertandingan ini Zinedine Zidane kembali mencoba untuk memainkan Eden Hazard. Sang playmaker kembali dipasang sebagai starter sama seperti tiga laga sebelumnya.

Tetapi saat ini penampilannya jauh terbalik dari perkiraan dan harapan sang pelatih, playmaker asal Belgia ini terlihat belum mampu menunjukkan performa yang baik. Ia masih kesulitan untuk menyatukan diri dengan aliran permainan El Real.

Namun ada sisi positif dalam permainan Hazard pagi tadi, di mana ia mulai menunjukkan pergerakan yang bagus saat membuat assist untuk Nacho Fernandez. Untuk itu para fans El Real nampaknya harus bersabar dengan performa sang playmaker. Karena saat ini ia sedang berproses untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya nanti.

Point Ketiga: Kebangkitan Diego Costa

Dan ada satu hal yang paling mencolok di pertandingan di MetLife Stadium tadi pagi adalah ketajaman dari pemain yang sudah berusia 30 tahun, Diego Costa.

Terlepas dari buruknya koordinasi pertahanan Madrid, Costa memang tampil impresif pagi tadi. Ia mampu menemukan ruang di area pertahanan El Real dan mempu membuat perolehan dengan cetakan empat point gol pada laga tersebut sebelum mendapatkan kartu merah.

Quattrick Costa ini menjadi sebuah harapan baru bagi Atletico yang baru saja ditinggalkan Antoine Griezmann. Costa bisa menjadi mesin gol baru bagi mereka, terutama setelah musim lalu Striker Timnas Spanyol itu tampil di bawah standard. Untuk itu dengan kemajuan yang di tunjukkan dari pria yang sudah mempunyai satu anak ini, menjadi perhatian untuk Madrid lebih lagi bekerja keras untuk mengalahkan Diego Costa ini.

Point Keempat: Joao Felix Menjanjikan

Selain Diego Costa, salah satu pemain yang tampil mencolok lainnya pada pertandingan pagi tadi adalah rekrutan baru dari Atletico Madrid, Joao Felix.

Pemuda yang dibeli dari Benfica dengan harga 120 juta Euro ini sempat membuat kaget ketika ia masuk dalam daftar line up Atletico. Maklum, ia diberitakan baru pulih dari cedera. Pastinya harapan akan dirinya tentu tidak lah besar.

Namun pemain Timnas Portugal itu mampu menunjukkan jika ia tampil dengan performa yang sangat luar biasa. Ia beberapa kali menjadi ancaman nyata bagi barisan pertahanan El Real dan itu dibuktikan dengan gol yang ia ciptakan.

Point Kelima: Ubah Ritme Latihan

Nyatanya, salah satu yang harus diperbaiki dari skuat Real Madrid di sisa kurang lebih tiga minggu jelang La Liga di mulai adalah ritme latihan mereka.

Pada pertandingan yang belangsung tadi pagi, Real Madrid terlihat masih kesulitan meladeni permainan berintensitas tinggi. Itu mengakibatkan mereka kelabakan terutama dengan serangan balik cepat yang dimiliki di tangan klub Atletico Madrid.

Tidak hanya itu, sejak pra musim ini skuat Real Madrid rentan terkena cedera di mana pada laga tersebut Luka Jovic harus digotong keluar lapangan. Untuk itu sang pelatih Zidane harus memformulasikan sesi latihan yang tepat agar El Real bisa lebih tangguh. Semoga saja harapan para fans akan Real Madrid bisa maju dan berkembang lebih baik lagi segera di buktikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *